Manchester City Resmi Perkenalkan Jersey Musim 2017/18

Tim kesebelasan Manchester City secara resmi telah memperkenalkan jersey kandang terbaru mereka yang tentu akan dikenakan dalam mengarungi perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim 2017/18 mendatang.

Manchester City
Manchester City resmi meluncurkan jersey kandang terbaru mereka musim 2017/18

Terlihat tidak banyak perubahan yang berarti dari kostum utama The Citizens ini. Warna biru langit yang merupakan warna identitas City tetap mendominasi jersey terbaru ini. Kostum rancangan pabrik asal Amerika, Nike ini tetap menampilkan logo Etihad Airways di bagian dada, selaku sponsor utama klub.

Desain klasik jersey kandang terbaru ini ternyata terinspirasi dari kesuksesan Manchester City yang berhasil menjadi juara di kompetisi antarklub tertinggi di Inggris pada 50 tahun yang lalu. Atau lebih tepatnya pada musim 1967/68. Dimana kala itu, City ditangani oleh Joe Mercer.

Tiga pemain muda yakni Leroy Sane, Raheem Sterling dan Kevin De Bruyne menjadi modal dalam peluncuran kostum kandang musim depan ini. Dengan tim arahan Pep Guardiola juga mengusung slogan baru yaitu “Create the Future”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “Menciptakan Masa Depan”.

Manchester City Berambisi Datangkan Seluruh Pesepakbola Terbaik Di Dunia

Manchester City diyakini akan sibuk pada jendela transfer musim panas ini. Diklaim, City akan terus mengeluarkan dana besar, demi meningkatkan kualitas permainan tim dalam mengarungi musim baru mendatang. Hal itu diungkapkan langsung oleh pemilik klub, Khaldoon Al Mubarak.

Khaldoon Al Mubarak
Khaldoon Al Mubarak berkeinginan untuk mendatangkan para pemain terbaik di dunia ke Manchester City

Baru-baru ini, The Citizens telah resmi mendatangkan salah satu pemain yang bersinar bersama AS Monaco pada musim ini, Bernardo Silva. Gelandang serang asal Portugal itu di transfer dari Les Rouge et Blanc dengan nilai transfer sebesar £43 juta.

Dan diyakini, bahwa City akan segera memecahkan rekor transfer dunia. Ketika tim besutan Pep Guardiola akan mendatangkan kiper asal Benfica bernama Ederson.

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu memang gagal untuk mendatangkan trofi ke Etihad Stadium dalam masa debutnya sebagai pelatih di Manchester City. Kendati Khaldoon mengungkapkan bahwa hal itu merupakan sebuah kekecewaan. Namun sang bos besar tetap yakin kepada sosok manajer berusia 46 tahun.

“Pep telah memainkan cara bermain yang indah bagi klub ini. Sebuah sistem yang begitu istimewa dan menarik,”

“Namun tentu saja bahwa cara itu harus membutuhkan upaya keras dan pemain-pemain yang dapat menjalankan peran dengan sangat baik pada sistem tersebut,”

“Apabila saya mengulas perjalanan tim pada musim ini. Terlihat masih terdapat kepingan yang harus dilengkapi. Berharap, dukungan saya pada jendela transfer musim panas ini dapat melengkapi kepingan yang kurang itu,”

“Kami akan berusaha keras untuk dapat mendatangkan pemain-pemain terbaik di dunia. Hal itu sebagai bagian dari sistem yang telah kami terapkan sejauh ini,” ujar Khaldoon.

John Stones Kenakan Nomor Punggung Milik Pablo Zabaleta

Bek sentral Manchester City John Stones pada musim depan akan menggunakan nomor punggung baru.

John Stones
John Stones resmi kenakan nomor punggung warisan Pablo Zabaleta, yakni 5

Pemain berkebangsaan Inggris itu didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu dari Everton dengan mahal senilai £47.5 juta. Dan mengenakan nomor punggung 24 sejak dirinya tiba di Etihad Stadium.

Akan tetapi, setelah pemain senior Pablo Zabaleta yang secara resmi meninggalkan City pada akhir musim ini dan meninggalkan nomor punggung 5. Stones mewarisi nomor punggung tersebut dengan harapan dapat mengulang kisah sukses bek sayap berkebangsaan Argentina itu.

Perjalanan Stones bersama The Citizens pada musim ini dapat dikatakan tidak begitu memuaskan. Sempat mengisi starting eleven di awal musim. Namun, seiring kembalinya sang kapten Vincent Kompany, posisi Stones mulai tergeser. Terbukti, pada beberapa pertandingan terakhir, pemain berusia 23 tahun itu mengisi bangku cadangan.

Prediksi: Manchester United vs Crystal Palace, Skuat Muda Beraksi

Manchester United akan melakoni laga pamungkas Liga Primer Inggris musim 2016/17 ketika menjamu Crystal Palace di Old Trafford pada hari Minggu, 21 Mei 2017 dan dimulai pukul 21:00 WIB.

Manchester United vs Crystal Palace
Manchester United akan melakoni laga pamungkas EPL musim ini kala menjamu Crystal Palace di Old Trafford

Laga ini sejatinya tidak berarti apa-apa untuk kedua tim. Pasalnya, The Reds Devil telah dipastikan akan finish di urutan keenam dalam tabel klasemen akhir EPL.Begitu pula dengan The Eagles yang aman dari jurang degradasi.

Setelah Middlesbrough dan Hull City dipastikan akan berkancah di divisi Championship pada musim depan. Menyusul Sunderland yang sudah sejak akhir bulan lalu dipastikan terdegradasi.

Dalam pertandingan ini, United akan menurukan para skuat muda. Mengingat bahwa tengah pekan ini, mereka akan melakoni laga final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam.

Eric Bailly dan Marouane Fellaini kemungkinan besar akan absen pada laga pamungkas ini, lantaran keduanya masih membekap cedera, setelah duel melawan Southampton pada tengah pekan lalu.

Sementara itu, Zlatan Ibrahimovic, James Wilson dan Marcos Rojo, ketiganya masih menderita cedera ACL. Begitu pula dengan Timothy Fosu-Mensah cedera dislokasi bahu, Luke Shaw pada bagian ligamen, dan terakhir Ashley Young cedera hamstring. Semua pemain tersebut dipastikan absen hingga akhir musim ini.

Sedangkan dari kubu tim tamu, Palace dipastikan tidak akan diperkuat oleh Yohan Cabaye yang masih mengalami rasa kesakitan pada bagian kaki, James Tomkins cedera engkel, Andros Townsend cedera Achilles, Connor Wickham cedera bagian ACL.

Scott Dann dan Mamadou Sakho sama-sama mengalami cedera bagian lutut dan paling parah adalah Pape Source yang alami cedera patah kaki.

Jose Mourinho: Kami Akan Turunkan Skuat Muda

Manchester United dipastikan akan diperkuat oleh para pemain muda ketika menghadapi perlawanan Crystal Palace di laga pamungkas Liga Primer Inggris musim ini di Old Trafford pada akhir pekan ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh sang manajer Jose Mourinho.

Jose Mourinho
Jose Mourinho memastikan akan menurunkan pemain muda kala menghadapi Crystal Palace akhir pekan ini

Nama-nama seperti Matty Willock, Josh Harrop, Demitri Mitchell, Zak Dearnley dan Joel Pereira kemungkinan besar akan diturunkan. Dan mereka semua berkesempatan untuk melakukan debut di EPL.

“Akhir pekan ini akan menjadi hari yang sangat luar biasa bagi anak-anak itu. Lantaran dari beberapa nama tersebut akan bermain,”

“Saya berharap pada pendukung yang datang langsung ke Old Trafford dapat menikmati permainan. Walaupun kami tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Namun itu tetaplah Manchester United yang hebat,”

“Saya juga berharap bahwa saya dapat memainkan Joel ketika melawan Crystal Palace nanti. Dia merupakan seorang penjaga gawang yang sangat hebat. Jadi saya rasa bahwa kami akan aman ditangannya,”

“Tentu, kami ingin menutup akhir musim ini dengan kemenangan. Dan akan menjadi bekal berharga dalam melakoni laga final tengah pekan mendatang,” ujar pelatih berjuluk The Special One.

Sam Allardyce: Kami Memaklumi Sikap Mourinho

Sementara di sisi lain, pelatih Crystal Palace Sam Allardyce mengakui bahwa dirinya memaklumi sikap Jose Mourinho yang memutuskan untuk menurunkan skuat muda ketika melawan timnya.

Sam Allardyce
Sam Allardyce berupaya untuk meraih kemenangan di Old Trafford

Pasalnya, Sam mengatakan bahwa jika dirinya berada di situasi pelatih berkebangsaan Portugal itu, maka dirinya juga akan melakukan hal yang serupa.

“Tidak perlu lagi diragukan. Bahwa para pemain yang akan tampil di partai final di Stockholm pada tengah pekan mendatang tidak akan dimainkan ketika melawan kami,”

“Meski begitu, kami memaklumi sikap Mourinho. Namun kami akan menampilkan permainan terbaik kami. Dan para pemain kami tidak sabar akan bermain di salah satu stadion bersejarah di dunia,” ujar pelatih yang pernah menangani timnas The Three Lions.

Manchester United Tertarik Ivan Perisic

Gelandang Inter Milan Ivan Perisic berada dalam radar transfer Manchester United pada musim ini. Hal itu diungkapkan langsung oleh Direktur klub Piero Ausilio.

Ivan Perisic
Manchester United dikabarkan tertarik datangkan gelandang Inter Milan, Ivan Perisic

The Reds Devil memang telah lama terus dikaitkan dengan kesempatan transfer sang pemain selain tim asal Inggris lainnya, seperti Chelsea. Akan tetapi, Piero menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tawaran secara resmi dari klub raksasa Liga Primer Inggris itu.

Winger berpaspor Kroasia itu sukses mencetak gol di laga pamungkas Serie A Italia musim ini ketika melawan Udinese. Gol itu mengenapkan koleksinya menjadi 11 gol. Pihak klub pun ingin mempertahankan jasa sang pemain berusia 28 tahun ini pada musim depan.

“United memiliki minat kepada pemain kami, yakni Perisic. Namun, mereka secara resmi belum mengajukan tawaran ke pihak kami,”

“Tentu, kami berkeinginan untuk membawa Inter berkembang di musim berikutnya. Dan alasan itulah kami tidak menginginkan untuk menjual pemain yang memang tidak berada dalam daftar jual kami,”

“Terdapat beberapa pemain penting dalam tim kami, seperti salah satunya Perisic. Dan sebelum memutuskan untuk melepas pemain, kami terlebih dahulu harus memikirkan hal terbaik untuk klub ini,” ujar Ausilio.

Di sisi lain, Perisic mengungkapkan bahwa mengenai masa depannya di Inter tergantung pada keputusan klub.

“Di dunia ini, tidak ada yang mengetahui mengenai masa depan. Begitu juga di dunia sepakbola. Masa depan saya tergantung keputusan pihak klub. Apakah jasa saya masih dibutuhkan atau tidak,”

“Mengenai tawaran dari klub lain? Saya serahkan ke agen pribadi saya. Apakah tawaran itu baik untuk saya kedepannya atau tidak. Terpenting adalah saya berusaha untuk memberikan kemampuan terbaik saya diatas lapangan,” ujar Perisic.

Paul Pogba Jalani Ibadah Umrah

Datang dengan menyandang status sebagai pemain termahal dunia saat ini, penampilan Paul Pogba bersama Manchester United di awal musim ini menuai banyak kritik.

Paul Pogba
Paul Pogba jalani ibadah Umrah

Meskipun begitu, hasil akhir menjelaskan bahwa mantan pemain Juventus itu memiliki peran penting di skuat tim arahan Jose Mourinho dalam meraih Micky Mouse Treble United pada musim ini.

Terkhusus pada kompetisi Liga Europa yang merupakan ajang paling bergengsi diantara Piala Liga Inggris dan Community Shield. Pogba mampu menampilkan permainan terbaiknya dan bahkan di partai final melawan Ajax Amsterdam sukses menjadi pencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0.

Mengakhiri musim ini dengan rasa senang, Il Polpo Paul tidak lantas lepas kendali. Pemain berusia 24 tahun itu mengucap rasa terima kasihnya kepada Tuhan dengan menjalani ibadah Umrah, sesuai dengan tuntutan agama yang dianutnya, yakni Islam.

Melalui akun instagram miliknya, Pogba mengungah video berdurasi singkat yang mengambarkan mengenai aktivitas dirinya ketika menjalankan ibadah Umrah di Kabbah, Masjidil Haram, Mekah.

Momen itu juga bertepatan untuknya dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1438 Hijriyah. “Perjalanan ini untuk menguncapkan rasa syukur saya pada musim ini. Sampai jumpa lagi Manchester!” tulisnya di keterangan video Instagram.

Michael Carrick Tambah Masa Baktinya Di Manchester United

Pemain senior Manchester United Michael Carrick secara resmi telah menandatangani kontrak berdurasi satu musim, setelah berhasil membawa The Reds Devil menjuarai Liga Europa. Kontrak itu akan membuat sang pemain melakoni musim ke 12nya bersama United pada musim depan.

Michael Carrick
Michael Carrick resmi perpanjang kontrak semusim bersama Manchester United

“Saya merasa sangat bahagia, lantaran perjalanan saya bersama klub ini tetap berlanjut. Saat ini saya hanya fokus untuk melakoni laga testimonial saya yang akan berlangsung pada akhir pekan ini,”

“Tentu laga ini akan menjadi momen bahagia bagi saya dan keluarga. Sebuah pertandingan sempurna yang menutup musim yang hebat ini,” ujar Carrick.

Angel Gomes Catat Rekor Di Manchester United

Angel Gomes resmi jadi pemain termuda Manchester United di kompetisi Liga Primer Inggris. Ketika dirinya diturunkan saat pertandingan pamungkas EPL musim ini, kontra Crystal Palace pada akhir pekan lalu.

Angel Gomes
Angel Gomes resmi menjadi pemain termuda Manchester United di kancah Liga Primer Inggris

Pada pertandingan terakhir Liga Primer Inggris yang sukses dimenangkan oleh The Red Devil dengan skor 2-0 akhir pekan lalu, Gomes masuk menggantikan Wayne Rooney di menit-menit akhir babak kedua.

Gomes ternyata merupakan sepupu dari Luis Nani. Dan usianya baru menginjak 16 tahun dan 263 hari saat menandai debut pertamanya di tim senior United. Selain itu, dirinya juga tercatat sebagai pemain kelahiran tahun 2000an yang bermain di kancah EPL.

Mengenai debutnya, Gomes langsung mengunggah sebuah foto di akun Instagramnya dan menyatakan: “Jujur, saya tidak dapat menggambarkan bagaimana perasaan saya ketika masuk menggantikan seorang legenda klub (Wayne Rooney) dan mencatatkan sebagai pemain termuda yang berkancah di Primer League,”

“Saya hanya dapat mengatakan terima kasih kepada tuhan atas semua ini. Terima kasih pula untuk semua yang selalu mendukung saya,” ungkap Gomes.

Tidak hanya Gomes yang melakoni debut profesional ketika melawan Palace, tercatat dua pemain muda United juga melakukan hal yang sama, yakni Josh Harrop dan Demetri Mitchell. Selagi, Joel Pereira yang juga melakoni debutnya di ajang Liga Primer Inggris, sebelumnya Ia pernah dimainkan di kompetisi Piala FA.

Angel Gomes Merasa Bangga Jadi Pemain Termuda Manchester United Setelah Edwards

Pemain termuda Manchester United yang pernah diturunkan di kancah Liga Primer Inggris, Angel Gomes merasa bangga akan catatan itu, setelah legenda klub Duncan Edwards.

Angel Gomes
Angel Gomes merasa bangga jadi pemain termuda Manchester United setelah Duncan Edwards

Pesepakbola berpaspor Inggris yang memiliki keturunan Angola-Portugal itu telah resmi memainkan pertandingan debutnya saat usianya 16 tahun 8 bulan dan 21 hari. Gomes masuk di menit ke 88 untuk menggantikan Wayne Rooney pada laga melawan Crystal Palace.

Gomes menjadi pemain termuda yang tampil membela Manchester United, setelah Edwards pada tahun 1953 yang melakukan debut profesionalnya. Kala itu, Edwards berusia 16 tahun 6 bulan dan 3 hari.

Namun sayang, perjalanan karir Edwards yang merupakan salah satu pemain bertalenta terbaik yang dimiliki oleh United pada waktu itu tidak bertahan lama. Lantaran dirinya turut menjadi korban dalam tragedi pesawat yang terjadi pada tanggal 6 Februari 1958 di Munich.

“Duncan merupakan pemain hebat dan seorang legenda Manchester United. Dia telah bermain sepakbola sejak usia muda dan sebuah kehormatan menjadi pemain termuda setelah dirinya,”

“Tentu, momen ini (debut) adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya telah berada di klub ini sejak saya masih berusia enam tahun. Dan terus berusaha keras untuk mewujudkan impian semua pemain,”

“Tentu, saya ingin berterima kasih kepada sang pelatih yang memberikan saya kesempatan untuk berada di bangku cadangan dan setelah itu saya diturunkan ke lapangan. Dan para staff klub ini, serta semua pihak yang selalu mendukung saya,” ujar Gomes.

Josh Harrop Senang Cetak Gol Di Laga Debutnya

Gelandang muda milik Manchester United Josh Harrop merasa senang setelah melakoni laga debutnya untuk klub dengan mampu menciptakan gol.

Josh Harrop
Josh Harrop senang jalani laga debutnya dengan ditandai gol

Pada pertandingan terakhir United di kancah Liga Primer Inggris musim 2016/17 melawan Crystal Palace di Old Trafford pada akhir pekan lalu. Harrop menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan 2-0.

Pemain berusia 21 tahun itu lantas tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Melalui unggahannya di akun Instagram, Harrop menuliskan; “Sebuah mimpi yang telah menjadi kenyataan,”.

Agenda Manchester United Pada Pramusim 2017

Manchester United tengah bersiap untuk melakoni laga terakhir Liga Primer Inggris musim 2016/17 melawan Crystal Palace pada akhir pekan nanti. Akan tetapi, United telah memandang jauh ke depan demi perburuan gelar juara di musim depan.

Agenda Manchester United
Agenda Manchester United pada pramusim

Pada musim ini, tim arahan Jose Mourinho terseok-seok di kancah kompetisi antarklub di Inggris. Bahkan, dapat dipastikan bahwa MU harus finish di luar zona Eropa.

Tetapi, mereka berhasil menjadi juara di pentas Piala Liga, Community Shield dan memiliki peluang untuk menjuarai Liga Europa, apabila mampu mengalahkan Ajax di partai final yang akan digelar pada akhir bulan Mei ini di Stockholm.

Selesai mengakhiri petualangannya di musim ini, tentu para pemain akan mendapatkan masa liburan. Namun, mereka wajib untuk kembali ke skuad dan memulai latihan pada tanggal 7 Juli nanti.

Dengan diyakini pula, bahwa United pada musim depan akan jorjoran di bursa tranfer demi mendapatkan tambahan amunisi dan tentu saja untuk siap dalam menghadapi perburuan gelar juara di musim depan.

Adapun persiapan untuk musim depan, Manchester United akan terbang ke Amerika Serikat dan akan menghadapi tim-tim lokal serta berpartisipasi dalam pergelaran kompetisi International Champions Cup.

Berdasarkan jadwal, United akan melawan LA Galaxy pada laga pembuka pramusim. Pertandingan itu rencananya berlangsung di California pada tanggal 15 Juli. Dan dilanjutkan kontra Real Salt Lake di Utah pada tanggal 17 Juli.

Setelah menghadapi dua tim lokal, The Reds Devil akan mengikuti ajang ICC atau International Champions Cup. Lawan pertama yang akan mereka hadapi adalah Manchester City di Houston, tanggal 20 Juli. Dilanjutkan bertemu dengan Real Madrid, tanggal 24 Juli di California dan ditutup oleh laga melawan Barcelona di Maryland, dua hari berselang.

Selesai berpartisipasi di ajang ICC, Wayne Rooney CS akan mengakhiri jadwal pramusim mereka dengan bertolak ke Norwegia dan melawan Valerenga pada tanggal 31 Juli.

Dipercaya, jadwal pramusim tersebut akan dimanfaatkan oleh Jose Mourinho untuk mengetahui kekuatan pasukannya. Dengan memastikan siapakah pemain yang berhak untuk dipertahankan dan siapa pemain yang akan dilepas, selagi menyatukan pemain anyar agar lebih cepat beradaptasi dengan tim.

Jersey Away Manchester United Musim 2017/2018

Menyambut datangnya musim baru, tim yang bermarkas di Old Trafford ini secara resmi telah meluncurkan jersey away anyar mereka pada beberapa waktu lalu. Jersey tandang itu disebut terinspirasi dari seragam tandang ikonik pada rentan musim 1990 hingga 1992.

Jersey Away Manchester United
Jersey Away Manchester United pada musim 2017/18

Seragam tandang itu dapat dibilang bersejarah bagi United. Pasalnya, mereka mampu meraih gelar jaura Piala Liga, Piala Super UEFA dan Piala Winners.

“Semua fans dari berbagai generasi tentu akan mengenali grafis uni dari jersey away tahun 1990 sampai 1992 ini, yang mendefinisikan suatu era terbaru. Memadukan antara desain masa lalu dengan masa modern,”

“Jersey terbaru ini adalah bentuk penghormatan klub kepada desain ikonik. Sekaligus juga dalam merayakan sejarah besar tim,” tulis pernyataan klub di laman resmi mereka.

Antonio Valencia, Pemain Terbaik Pilihan Tim Manchester United Musim 2016/17

Bek kanan Manchester United Antonio Valencia resmi menyandang status sebagai Pemain Terbaik Pilihan Tim Manchester United untuk musim 2016/17.

Antonio Valencia
Antonio Valencia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pilihan Tim Manchester United

Pemain asal Ekuador itu merupakan sosok pemain penting di sektor kanan lini pertahanan tim, dengan dirinya dipercaya oleh Jose Mourinho menjadi starter sebanyak 40 laga.

Valencia menerima penghargaan itu dalam acara internal klub yang digelar pada hari Kamis waktu setempat. Ia menjadi suksesor Chris Smalling yang pada musim lalu meraih penghargaan serupa.

Prediksi: Arsenal vs Everton, Akhiri Dengan Kemenangan

Arsenal akan mengusung misi kemenangan ketika menjamu tamunya di Everton Emirates Stadium pada laga pamungkas Liga Primer Inggris musim 2016/17, Minggu (21/05) nanti.

Arsenal vs Everton
Arsenal akan menjamu Everton di Emirates Stadium pada laga pemungkas Liga Primer Inggris musim ini

Pasalnya, tim berjuluk The Gunners itu harus meraih kemenangan, demi mendapatkan tiket Liga Champions pada musim depan. Namun, dengan catatan, Manchester City ataupun Liverpool pada hari yang sama tidak meraih poin maksimal.

Hingga menjelang laga terakhir di musim ini, Meriam London masih tertahan di urutan kelima dengan hanya terpaut satu poin dari The Reds yang menempati peringkat keempat, yang merupakan batas akhir zona UCL. Sedangkan, selisih dengan The Citizens yang duduk di urutan ketiga hanya terpaut tiga poin.

Adapun, Liverpool akan menjamu Middlesbrough di Anfield Stadium. Sementara, Manchester City akan bertandang ke Vicarage Road Stadium, markas Watford.

Terlepas dari superkrusialnya pertandingan yang akan berlangsung akhir pekan nanti bagi kubu tuan rumah. Di sisi lain, laga itu juga akan menyajikan persaingan di level personal antara Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku.

Dua penyerang haus gol itu masing-masing telah mencetak gol sebanyak 23 dan 24 gol di daftar topskor. Keduanya diyakini akan saling berusaha untuk mengemas gol pada laga itu, demi dapat mengelampaui catatan gol bomber Tottenham Hotspur Hary Kane yang telah mencapai 26 gol.

The Gunners mungkin dapat dikatakan lebih percaya diri dalam menghentikan pergerakan Lukaku. Mengingat pada empat laga terakhir, sang penyerang Internasional Belgia itu tidak mampu mencetak gol.

Terlebih, Arsenal didukung dengan catatan tidak pernah terkalahkan ditangan The Toffes dalam 22 pertemuan di semua kompetisi, baik laga kandang maupun tandang.

Aaron Ramsey yang pada laga sebelumnya ketika melawan Sunderland terlihat terpincang-pincang, dipastikan dalam kondisi fit. Namun, Laurent Koscielny kemungkinan akan melewati laga itu, lantaran masih mengalami masalah pada bagian betisnya. Begitu juga dengan Alex Oxlade-Chamberlain yang dirundung cedera bagian hamstring.

Sementara dari kubu tamu, tidak ada satu pemain Everton yang mengalami cedera, semua dipastikan dalam keadaan prima. Yang jadi perhatian The Toffes pada laga ini adalah mengenai masa depan kedua pemain pentingnya, yakni Lukaku dan Ross Barkley. Apakah kedua pemain itu akan memainkan laga terakhirnya, lantaran rumor kepindahan keduanya santer diberitakan.

Arsene Wenger: Kemenangan Adalah Prioritas Kami

Manajer Arsenal Arsene Wenger menyadari bahwa tujuh kemenangan pada delapan laga terakhir tidak cukup untuk membuat timnya finish di empat besar pada musim ini.

Arsene Wenger
Arsene Wenger mengungkapkan bahwa kemenangan adalah prioritas utama timnya

Namun walaupun begitu, pelatih berkebangsaan Prancis itu menegaskan bahwa timnya tidak sedang dalam pacuan perjudian. Baginya adalah sikap profesional untuk bekerja keras demi meraih kemenangan pada laga itu menjadi prioritas utamanya.

“Saya bukanlah seseorang yang bermain judi. Hal ini bukan mengenai peluang. Kami bersikap profesional untuk meraih kemenangan pada pertandingan ini,”

“Kami hanya sungguh-sungguh untuk menampilkan permainan terbaik kami di laga terakhir. Itu merupakan hal biasa yang dilakukan di Inggris. Kami hanya fokus pada penampilan kami,” ujar The Professor.

Ronald Koeman: Musim Ini Menjadi Pembelajaran Bagi Kami

Sementara disisi lain, pelatih Everton Ronald Koeman mengungkapkan bahwa perjalanan timnya pada musim ini akan menjadi pembelajaran dalam menghadapi musim depan, setelah mereka dipastikan akan finish di urutan keenam. Bahkan, sang manajer menyatakan ambisinya untuk berkancah di Liga Champions pada musim mendatang.

Ronald Koeman
Ronald Koeman ungkap bahwa musim ini menjadi pembelajaran untuk menghadapi persaingan pada musim depan

“Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih peringkat tertinggi pada tabel klasemen. Anda juga mengetahui bahwa apabila Anda berada di urutan keenam atau ketujuh, Anda harus mengejar zona Eropa,”

“Musim depan, target kami adalah Liga Champions. Jadi, kami akan belanja pemain pada bursa transfer nanti, untuk memastikan pada musim depan kami benar-benar tim tangguh,” ujar Koeman.

Petr Cech: Kami Tidak Kecewa Jika Bermain Di Liga Europa

Penjaga gawang Arsenal Petr Cech mengatakan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya di tim akan menjalani Liga Europa dengan rasa penuh hormat, jika pada akhirnya The Gunners tidak mampu finish di empat besar Liga Primer Inggris, yang merupakan zona Liga Champions.

Petr Cech
Petr Cech merasa tidak kecewa jika Arsenal tampil di Liga Europa pada musim depan

Meriam London hingga pekan ke 37 EPL masih tertahan di urutan kelima. Berselisih satu angka dari Liverpool yang menempati batas akhir zona UCL.

Klub arahan Arsene Wenger dapat saja meraih tiket ke Liga Champions, apabila meraih kemenangan di laga terakhir melawan Everton, yang akan berlangsung di Emirates Stadium, akhir pekan nanti. Namun dengan catatan, The Reds gagal meraih poin kala menghadapi perlawanan Middlesbrough.

Arsenal bakal dihadapkan oleh sebuah kenyataan jikalau mereka mengakhiri finish di zona Liga Champions selama 21 tahun terakhir. Cech merasa bahwa timnya tidak akan merasa kecewa jika musim depan harus berkancah di Liga Europa.

“Gelar juara Eropa adalah sebuah trofi Eropa. Jujur, saya harus mengatakan bahwa Anda tentu berharap Liga Champions daripada Liga Europa. Akan tetapi, Anda dapat melihat sendiri, bahwa tim-tim besar tetap menghormati Liga Europa karena ini adalah trofi Eropa.”

“Saat ini, Anda dapat meraih tiket untuk bermain di kancah Liga Champions (Dengan memenangkan Liga Europa). Itu merupakan sebuah kenangan yang spesial bagi saya untuk melihat medali. Saya pernah bermain disana sekali, dan beruntung kami keluar sebagai juara”

“Namun tentunya, saya berkeinginan untuk tetap berada di kompetisi Liga Champions. Mari kita nantikan apa yang akan terjadi kedepannya,” ujar kiper Internasional Republik Ceko.

Arsene Wenger Percaya Akan Tiket Ke Liga Champions

Arsenal secara meyakinkan mampu meraih kemenangan 2-0 atas tamunya Sunderland di Emirates Stadium dalam lanjutan matchday ke 37 Liga Primer Inggris, pada hari Rabu dinihari lalu.

Arsene Wenger
Arsene Wenger tetap percaya bahwa timnya akan tampil di kancah Liga Champions pada musim depan

Kemenangan itu tetap menjaga asa untuk The Gunners tampil di kompetisi Liga Champions pada musim depan hingga pertandingan pamungkas EPL akhir pekan nanti. Suatu hal yang masih dipercaya oleh sang pelatihnya, Arsene Wenger.

“Saya tidak berpikiran mengenai peluang untuk lulus ke Liga Champions. Saya hanya memikirkan untuk meraih kemenangan atas Everton. Meskipun peluang untuk lolos hanya sebesar satu persen. Tapi kami harus menampilkan permainan terbaik kami dan mengerahkan 100 persen kekuatan,”

“Sejatinya, kami memiliki kesempatan bagus untuk dapat lolos ke UCL. Apabila pada akhirnya kami meraih kemenangan dan gagal lolos. Maka ini menjadi pertama kalinya sebuah tim yang mampu mengoleksi 75 poin terlempar dari empat besar,”

“Saya tidak memahami, kenapa peringkat empat besar menjadi sebuah masalah pada akhirnya. Saya merasa terkejut dengan reaksi publik. Mari biarkan kami meraih 75 poin dan Anda harus menerima hasil akhir,” ungkap pelatih asal Prancis.

David Ospina Siap Tinggalkan Emirates Stadium

Kiper Arsenal David Ospina menyatakan bahwa dirinya telah mengungkapkan kepada para petinggi klub untuk mengakhiri masa baktinya di Emirates Stadium hingga akhir musim ini.

David Ospina
David Ospina segera tinggalkan Arsenal pada akhir musim ini

Sejak pertama kalinya bergabung pada tahun 2014, Ospina kerapkali menjadi pilihan kedua Wenger di bawah mistar gawang. Penjaga gawang Internasional Kolombia, itu telah tampil sebanyak 48 laga di semua kompetisi dan kabarnya telah memutuskan untuk hijrah ke Turki.

“Saya telah mengatakan kepada klub saya (Arsenal) bahwa saya ingin pergi di suatu tim yang akan membuat saya bermain secara reguler. Mereka pun juga telah mengetahui keinginan saya. Apabila ada sebuah tawaran yang datang, dengan senang hati saya akan datang ke Turki,”

“Agen saya telah memperhatikan mengenai urusan transfer. Faktanya, bahwa saya merasa bahagia tinggal di Arsenal. Namun, saya harus bermain secara reguler,” ujar Ospina.

Pablo Zabaleta Resmi Tinggalkan Manchester City

Masa depan pemain bek kanan Manchester City Pablo Zabaleta akhirnya terjawab sudah. Pemain Internasional Argentina itu dipastikan akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim ini.

Pablo Zabaleta
Pablo Zabaleta resmi tinggalkan Manchester City akhir musim ini

Zabaleta yang resmi memperkuat The Citizens sejak tahun 2008 itu, merupakan salah satu pemain favorit di tim yang berbasis di kota Manchester ini. Ia juga adalah pengabdi terlama kedua setelah sang kapten Vincent Kompany.

Kabar mengenai kepergian sang pemain itu diumumkan secara langsung oleh pihak manajemen klub. Dalam keterangannya, City menyatakan: “Pablo telah berbicara dengan kami, bahwa dirinya akan pergi ke suatu tempat yang baru. Namun, dirinya telah meninggalkan banyak kenangan indah disini,”

“Para supporter memiliki kesempatan untuk mengungkapkan rasa apresiasinya kepada salah satu pemain paling setia dan dicintain ini dalam laga melawan West Bromwich Albion pada hari Selasa malam (waktu setempat) yang akan menjadi laga kandang terakhir Zabaleta bersama kami,”

Pada musim ini, Zabaleta telah dimainkan oleh sang pelatih Pep Guardiola sebanyak 31 laga. Dirinya pun mampu mengemas dua gol dan dua assist.

Pablo Zabaleta Bahagia Bermain Untuk Manchester City

Manchester City sukses mengunci kemenangan di laga kandang pamungkas mereka pada musim ini, setelah mengandaskan perlawanan West Bromwich Albion lewat skor 3-1 di Etihad Stadium, dalam lanjutan matchday 37 Liga Primer Inggris pada hari Rabu dinihari tadi.

Pablo Zabaleta
Pablo Zabaleta merasa bangga bermain untuk Manchester City

Kemenangan di laga itu tidak hanya mendekatkan The Citzens untuk berkancah ke kompetisi Liga Champions pada musim depan. Tetapi juga menjadi spesial bagi bek kanan senioarnya, yakni Pablo Zabaleta.

Pemain yang kini sudah berusia 32 tahun itu baru saja memainkan pertandingan kandang terakhirnya, setelah sembilan tahun dirinya bermain untuk City. Seusai laga, Zabaleta mengungkapkan perasaan emosionalnya.

“Ketika saya pertama kali bergabung ke City, jujur bahwa saya tidak menyangka sebelumnya bahwa saya akan bertahan selama ini,”

Bermain untuk klub ini membuat diri saya merasa bangga sejak hari pertama saya tiba. Sungguh, sembilan musim yang sangat indah dalam perjalanan karir saya sebagai pemain sepakbola,”

“Dalam sebuah kehidupan, terdapat waktu dimana Anda akan membuat suatu keputusan terbaik demi untuk pribadi Anda, keluarga Anda, dan terkhusus untuk klub. Saya menilai, bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk saya meninggalkan sebuah klub yang sangat saya cintai,”

“Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih saya kepada para supporter, semua pihak manajemen klub yang telah mendukung saya hingga saya menjadi seorang pribadi yang lebih baik. Sungguh, mengenakan jersey ini merupakan sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa,” tutur pemain Internasional Argentina.

Pep Guardiola: Perpisahan Istimewa Bagi Pablo Zabaleta

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan bahwa kemenangan atas West Bromwich Albion di laga kandang terakhir menjadi perpisahan yang istimewa bagi Pablo Zabaleta.

Pep Guardiola
Pep Guardiola: Perpisahaan sempurna untuk Pablo Zabaleta

“Para pendukung tetap bertahan di dalam stadion untuk memberikan ungkapan selamat tinggal kepada salah satu pemain legenda. Menyaksikan banyak orang yang meneteskan air mata untuk dirinya dan melihat kontribusi selama sembilan tahun untuk klub ini. Maka itu adalah hari yang sempurna untuk Zabaleta. Dia sangat pantas untuk mendapatkan hal itu,”

“Sembilan musim berada disini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Untuk menggantikan posisinya tentu bukan hal yang mudah. Dia memiliki dampak yang sangat menakjubkan dan Dia juga telah membantu klub hingga berada di posisi seperti sekarang ini,” ujar mantan pelatih Barcelona.

Prediksi: Manchester City vs West Bromwich Albion, Laga Krusial

Manchester City akan memainkan laga kandang terakhir mereka dalam lanjutan matchday 37 Liga Primer Inggris musim ini kala menjamu West Bromwich Albion di Etihad Stadium, pada hari Rabu (17/05) dinihari nanti.

Manchester City vs West Bromwich Albion
Prediksi: Manchester City vs West Bromwich Albion, Laga Krusial

Pertandingan ini bakal menjadi laga krusial bagi City dalam menentukan posisi klasemen akhir EPL yang tengah bertekad untuk mengunci tiket Liga Champions pada musim depan. Hingga memasuki pekan ke 37, The Citizez masih tertahan di peringkat keempat dengan raihan 72 angka.

Raihan tiga poin wajib diraih oleh tim arahan Pep Guardiola dalam laga melawan West Brom, jika tetap ingin menjaga ambisi untuk bertahan di zona UCL. Pasalnya, Arsenal yang juga berkeinginan untuk tetap menjadi bagian Liga Champions di musim depan, terus membayangi di urutan kelima dengan hanya berjarak tiga poin.

Sergio Aguero CS memiliki modal positif ketika menjamu The Baggies dengan catatan mampu meraih kemenangan dalam 10 pertemuan terakhir kedua klub. Tidak hanya itu, City juga tengah berada dalam tren positif, setelah dalam dua pertandingan terakhir di kancah EPL sukses keluar sebagai pemenang.

Sukses mengalahkan perlawanan Crystal Palace dengan skor meyakinkan, 5-0. Dan pertandingan terakhir mampu mengunci kemenangan kala menjamu sang juara bertahan musim lalu Leicester City 2-1.

Laga kontra West Bromwich Albion juga menjadi pertandingan perpisahan bagi Pablo Zabaleta yang telah memilih untuk mengakhiri karirnya di Etihad Stadium pada akhir musim ini.

The Citizens dapat menurunkan para penggawa terbaiknya dan hanya Claudio Bravo serta Ilkay Gundogan yang masih harus menepi karena cedera.

Sementara dari sisi kubu tamu, laga melawan Manchester City tidak akan mempengaruhi status West Bromwich Albion di tangga klasemen Liga Primer Inggris musim ini.

Tim besutan Tony Pulis, dipastikan akan tetap tampil di kompetisi tertinggi antar klub Inggris. Pasalnya, mereka jauh dari zona degradasi dan saat ini masih duduk di peringkat kedelapan.

Hanya saja, West Brom tidak diunggulkan untuk mampu mencuri poin di markas The Citizens. Mengingat dalam tujuh laga terakhir di kancah domestik, mereka tidak mampu meraih kemenangan. Pada pertandingan terakhir, mereka takluk ditangan Chelsea, yang memastikan gelar juara jatuh ke tangan tim arahan Antonio Conte.

Pep Guardiola: Penting Untuk Kami Meraih Kemenangan

Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan bahwa raihan tiga poin amat sangat penting bagi timnya, jika ingin tetap menjaga ambisi untuk bermain di kancah Liga Champions pada musim depan.

Pep Guardiola
Pep Guardiola akan memaksimalkan sisa pertandingan musim ini, guna meraih tiket Liga Champions

“Laga melawan West Brom pada tengah pekan nanti sangatlah penting. Kami harus mampu memaksimalkan laga tersebut dan memastikan kami meraih tiga poin. Dengan begitu, tiket Liga Champions tetap berada di tangan kami,”

“Kami akan diperkuat pemain terbaik kami dan hanya minus Bravo dan Gundogan yang masih harus mendapatkan perawatan. Jadi, kami merasa yakin akan mampu mengunci kemenangan. Terlebih, kami tengah dalam kepercayaan diri yang tinggi,” ungkap pelatih asal Spanyol.

Tony Pulis: Kami Tetap Tampil Sebaik Mungkin

Manajer West Bromwich Albion Tony Pulis mengaku bahwa timnya akan tetap menampilkan permainan terbaik kala bertandang ke markas Manchester City dalam lanjutan pekan ke 37 Liga Primer Inggris. Meskipun timnya tidak memiliki kepentingan apapun.

Tony Pulis
Tony Pulis siap mengakhiri catatan buruk pada beberapa pertandingan terakhir kala bertandang ke markas Manchester City

Pasalnya, The Baggies saat ini berada di peringkat kedelapan dan jauh dari zona degradasi. Dipastikan, mereka tetap berada di kompetisi tertinggi antar klub di tanah Britania Raya.

“Walaupun kami sudah berada di posisi aman, namun kami akan tetap memainkan permainan terbaik kami. Kami ingin mengakhiri tren buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Kami harap, kami mampu mengalahkan mereka (City),” ungkap Pulis.

Kado Manis Perpisahan Tottenham Hotspur Dengan White Hart Lane

Tottenham Hotspur mampu menorehkan kemenangan bersejarah ketika sukses mengandaskan perlawanan Manchester United dengan skor 2-1 dalam lanjutan matchday Liga Primer Inggris. Pasalnya, pertandingan tersebut menjadi laga terakhir Spurs di White Hart Lane.

Tottenham Hotspur dengan White Hart Lane
Kado manis perpisahan Tottenham Hotspur dengan White Hart Lane

Pada laga melawan The Reds Devil tersebut, manajemen Tottenham memberi tajuk sebagai The Finale. Lantas, setelah pertandingan berakhir, pihak klub langsung mengadakan sebuah upacara perpisahan dengan White Hart Lane.

Catatan Apik Tottenham Hotspur Di Musim 2016/17 Liga Primer Inggres

EPL musim 2016/17 tentu akan menjadi musim yang akan selalu dikenang oleh para pemain dan tentu para fans The Lilywhites. Pada musim ini, dapat dipastikan bahwa Tottenham akan finis di urutan kedua.

Tottenham Hotspur dengan White Hart Lane
Tottenham Hotspur sukses mencatatkan penampilan imprensif pada musim terakhir berlaga di White Hart Lane

Hal itu juga menegaskan bahwa untuk pertama kalinya sejak 22 tahun silam atau tepatnya di musim 1994/95, Spurs sukses membuat Gooners (julukan fans Arsenal) tidak dapat merayakan Saint Totteringham’s Day. Sebuah tradisi unik ketika The Gunners finish di atas sang rival sekota London Utara Tottenham Hotspur.

Penampilan Spurs pada musim ini dapat dikatakan paling kompetitif selama keikutsertaan mereka di kompetisi tertinggi antar klub Inggris. The Lilywhites yang sebelumnya dikenal sebagai tim papan tengah. Saat ini mampu merangsek ke papan atas dan bahkan bersaing dalam perebutan gelar juara.

Akan tetapi, catatan hebat itu mereka ciptakan pada musim terakhir berlaga di White Hart Lane. Pihak management klub telah memutuskan membongkar stadion yang telah ditempati selama 118 tahun dan membangun markas baru di area yang sama.

Sejauh ini, proses pembangunan stadion baru Tottenham tengah berlangsung. Berdasarkan jadwal, bahwa stadion anyar mereka akan selesai pada bulan Agustus 2018 mendatang.

Untuk musim depan, Harry Kane CS akan menjadikan New Wembley Stadium untuk melakoni laga kandang dalam sementara waktu.

Graeme Souness Himbau Tottenham Hotspur Harus Belanja Pemain

Graeme Souness memberikan saran kepada klub asal London Utara, Tottenham Hotspur agar belanja pemain secara besar-besaran pada bursa transfer musim panas nanti.

Graeme Souness
Graeme Souness himbau agar Tottenham Hotspur belanja pemain di bursa transfer musim panas mendatang

Walaupun The Lilywhites sukses duduk di peringkat kedua Liga Primer Inggris dan tidak mungkin posisinya digeser oleh pesaing terdekat mereka. Akan tetapi, Souness berpendapat bahwa Spurs harus tetap perlu mendatangkan pemain berkualitas di jendela transfer. Demi meningkatkan daya saing, baik di kancah liga domestik maupun level Eropa.

Dalam keterangannya, Souness yang pernah menjadi Liverpool di musim 1991-1994 mengungkapkan: “Sebelumnya, saya sudah pernah mengingatkan kepada mereka. Jadi, saya memiliki pendapat, bahwa Tottenham Hotspur saat ini adalah tim terbaik yang pernah saya lihat,”

“Saya berpendapat bahwa mereka memiliki kehebatan hampir di setiap lini. Mereka mampu tampil baik dalam duel fisik. Dan mereka merupakan sebuah kesebelasan yang bagus. Serta tentu, ,di dalam skuad pemain, mereka memiliki beberapa pemain dengan kualitas yang hebat,”

“Dalam waktu kedepan, secara teori, mereka tentu akan menjadi lebih baik. Terpenting yang mereka kerjakan adalah jangan sampai terlena,”

“Pihak dewan direksi tidak boleh merasa langsung puas dengan mendengar bahwa timnya saat ini telah sangat luar biasa. Hal yang harus mereka lakukan adalah dengan belanja pada bursa transfer musim panas nanti, demi memperkuat tim untuk melakoni musim depan.”

“Belanja secara besar-besaran itu juga akan menjadi bukti kepada fans, bahwa mereka bersungguh-sungguh untuk bersaing di perebutan gelar juara,”

“Anda juga tidak boleh hanya berdiam diri dan menantikan tim Anda menjadi juara. Karena hal itu bisa saja tidak terjadi. Sehingga, Anda harus menambahkan beberapa pemain ke dalam skuad tim. Karena memang mereka tidak berada jauh dengan sang juara,” ujar Souness.