Agenda Manchester United Pada Pramusim 2017

Manchester United tengah bersiap untuk melakoni laga terakhir Liga Primer Inggris musim 2016/17 melawan Crystal Palace pada akhir pekan nanti. Akan tetapi, United telah memandang jauh ke depan demi perburuan gelar juara di musim depan.

Agenda Manchester United
Agenda Manchester United pada pramusim

Pada musim ini, tim arahan Jose Mourinho terseok-seok di kancah kompetisi antarklub di Inggris. Bahkan, dapat dipastikan bahwa MU harus finish di luar zona Eropa.

Tetapi, mereka berhasil menjadi juara di pentas Piala Liga, Community Shield dan memiliki peluang untuk menjuarai Liga Europa, apabila mampu mengalahkan Ajax di partai final yang akan digelar pada akhir bulan Mei ini di Stockholm.

Selesai mengakhiri petualangannya di musim ini, tentu para pemain akan mendapatkan masa liburan. Namun, mereka wajib untuk kembali ke skuad dan memulai latihan pada tanggal 7 Juli nanti.

Dengan diyakini pula, bahwa United pada musim depan akan jorjoran di bursa tranfer demi mendapatkan tambahan amunisi dan tentu saja untuk siap dalam menghadapi perburuan gelar juara di musim depan.

Adapun persiapan untuk musim depan, Manchester United akan terbang ke Amerika Serikat dan akan menghadapi tim-tim lokal serta berpartisipasi dalam pergelaran kompetisi International Champions Cup.

Berdasarkan jadwal, United akan melawan LA Galaxy pada laga pembuka pramusim. Pertandingan itu rencananya berlangsung di California pada tanggal 15 Juli. Dan dilanjutkan kontra Real Salt Lake di Utah pada tanggal 17 Juli.

Setelah menghadapi dua tim lokal, The Reds Devil akan mengikuti ajang ICC atau International Champions Cup. Lawan pertama yang akan mereka hadapi adalah Manchester City di Houston, tanggal 20 Juli. Dilanjutkan bertemu dengan Real Madrid, tanggal 24 Juli di California dan ditutup oleh laga melawan Barcelona di Maryland, dua hari berselang.

Selesai berpartisipasi di ajang ICC, Wayne Rooney CS akan mengakhiri jadwal pramusim mereka dengan bertolak ke Norwegia dan melawan Valerenga pada tanggal 31 Juli.

Dipercaya, jadwal pramusim tersebut akan dimanfaatkan oleh Jose Mourinho untuk mengetahui kekuatan pasukannya. Dengan memastikan siapakah pemain yang berhak untuk dipertahankan dan siapa pemain yang akan dilepas, selagi menyatukan pemain anyar agar lebih cepat beradaptasi dengan tim.

Jersey Away Manchester United Musim 2017/2018

Menyambut datangnya musim baru, tim yang bermarkas di Old Trafford ini secara resmi telah meluncurkan jersey away anyar mereka pada beberapa waktu lalu. Jersey tandang itu disebut terinspirasi dari seragam tandang ikonik pada rentan musim 1990 hingga 1992.

Jersey Away Manchester United
Jersey Away Manchester United pada musim 2017/18

Seragam tandang itu dapat dibilang bersejarah bagi United. Pasalnya, mereka mampu meraih gelar jaura Piala Liga, Piala Super UEFA dan Piala Winners.

“Semua fans dari berbagai generasi tentu akan mengenali grafis uni dari jersey away tahun 1990 sampai 1992 ini, yang mendefinisikan suatu era terbaru. Memadukan antara desain masa lalu dengan masa modern,”

“Jersey terbaru ini adalah bentuk penghormatan klub kepada desain ikonik. Sekaligus juga dalam merayakan sejarah besar tim,” tulis pernyataan klub di laman resmi mereka.

Antonio Valencia, Pemain Terbaik Pilihan Tim Manchester United Musim 2016/17

Bek kanan Manchester United Antonio Valencia resmi menyandang status sebagai Pemain Terbaik Pilihan Tim Manchester United untuk musim 2016/17.

Antonio Valencia
Antonio Valencia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pilihan Tim Manchester United

Pemain asal Ekuador itu merupakan sosok pemain penting di sektor kanan lini pertahanan tim, dengan dirinya dipercaya oleh Jose Mourinho menjadi starter sebanyak 40 laga.

Valencia menerima penghargaan itu dalam acara internal klub yang digelar pada hari Kamis waktu setempat. Ia menjadi suksesor Chris Smalling yang pada musim lalu meraih penghargaan serupa.

Kado Manis Perpisahan Tottenham Hotspur Dengan White Hart Lane

Tottenham Hotspur mampu menorehkan kemenangan bersejarah ketika sukses mengandaskan perlawanan Manchester United dengan skor 2-1 dalam lanjutan matchday Liga Primer Inggris. Pasalnya, pertandingan tersebut menjadi laga terakhir Spurs di White Hart Lane.

Tottenham Hotspur dengan White Hart Lane
Kado manis perpisahan Tottenham Hotspur dengan White Hart Lane

Pada laga melawan The Reds Devil tersebut, manajemen Tottenham memberi tajuk sebagai The Finale. Lantas, setelah pertandingan berakhir, pihak klub langsung mengadakan sebuah upacara perpisahan dengan White Hart Lane.

Catatan Apik Tottenham Hotspur Di Musim 2016/17 Liga Primer Inggres

EPL musim 2016/17 tentu akan menjadi musim yang akan selalu dikenang oleh para pemain dan tentu para fans The Lilywhites. Pada musim ini, dapat dipastikan bahwa Tottenham akan finis di urutan kedua.

Tottenham Hotspur dengan White Hart Lane
Tottenham Hotspur sukses mencatatkan penampilan imprensif pada musim terakhir berlaga di White Hart Lane

Hal itu juga menegaskan bahwa untuk pertama kalinya sejak 22 tahun silam atau tepatnya di musim 1994/95, Spurs sukses membuat Gooners (julukan fans Arsenal) tidak dapat merayakan Saint Totteringham’s Day. Sebuah tradisi unik ketika The Gunners finish di atas sang rival sekota London Utara Tottenham Hotspur.

Penampilan Spurs pada musim ini dapat dikatakan paling kompetitif selama keikutsertaan mereka di kompetisi tertinggi antar klub Inggris. The Lilywhites yang sebelumnya dikenal sebagai tim papan tengah. Saat ini mampu merangsek ke papan atas dan bahkan bersaing dalam perebutan gelar juara.

Akan tetapi, catatan hebat itu mereka ciptakan pada musim terakhir berlaga di White Hart Lane. Pihak management klub telah memutuskan membongkar stadion yang telah ditempati selama 118 tahun dan membangun markas baru di area yang sama.

Sejauh ini, proses pembangunan stadion baru Tottenham tengah berlangsung. Berdasarkan jadwal, bahwa stadion anyar mereka akan selesai pada bulan Agustus 2018 mendatang.

Untuk musim depan, Harry Kane CS akan menjadikan New Wembley Stadium untuk melakoni laga kandang dalam sementara waktu.

Graeme Souness Himbau Tottenham Hotspur Harus Belanja Pemain

Graeme Souness memberikan saran kepada klub asal London Utara, Tottenham Hotspur agar belanja pemain secara besar-besaran pada bursa transfer musim panas nanti.

Graeme Souness
Graeme Souness himbau agar Tottenham Hotspur belanja pemain di bursa transfer musim panas mendatang

Walaupun The Lilywhites sukses duduk di peringkat kedua Liga Primer Inggris dan tidak mungkin posisinya digeser oleh pesaing terdekat mereka. Akan tetapi, Souness berpendapat bahwa Spurs harus tetap perlu mendatangkan pemain berkualitas di jendela transfer. Demi meningkatkan daya saing, baik di kancah liga domestik maupun level Eropa.

Dalam keterangannya, Souness yang pernah menjadi Liverpool di musim 1991-1994 mengungkapkan: “Sebelumnya, saya sudah pernah mengingatkan kepada mereka. Jadi, saya memiliki pendapat, bahwa Tottenham Hotspur saat ini adalah tim terbaik yang pernah saya lihat,”

“Saya berpendapat bahwa mereka memiliki kehebatan hampir di setiap lini. Mereka mampu tampil baik dalam duel fisik. Dan mereka merupakan sebuah kesebelasan yang bagus. Serta tentu, ,di dalam skuad pemain, mereka memiliki beberapa pemain dengan kualitas yang hebat,”

“Dalam waktu kedepan, secara teori, mereka tentu akan menjadi lebih baik. Terpenting yang mereka kerjakan adalah jangan sampai terlena,”

“Pihak dewan direksi tidak boleh merasa langsung puas dengan mendengar bahwa timnya saat ini telah sangat luar biasa. Hal yang harus mereka lakukan adalah dengan belanja pada bursa transfer musim panas nanti, demi memperkuat tim untuk melakoni musim depan.”

“Belanja secara besar-besaran itu juga akan menjadi bukti kepada fans, bahwa mereka bersungguh-sungguh untuk bersaing di perebutan gelar juara,”

“Anda juga tidak boleh hanya berdiam diri dan menantikan tim Anda menjadi juara. Karena hal itu bisa saja tidak terjadi. Sehingga, Anda harus menambahkan beberapa pemain ke dalam skuad tim. Karena memang mereka tidak berada jauh dengan sang juara,” ujar Souness.