Angel Gomes Catat Rekor Di Manchester United

Angel Gomes resmi jadi pemain termuda Manchester United di kompetisi Liga Primer Inggris. Ketika dirinya diturunkan saat pertandingan pamungkas EPL musim ini, kontra Crystal Palace pada akhir pekan lalu.

Angel Gomes
Angel Gomes resmi menjadi pemain termuda Manchester United di kancah Liga Primer Inggris

Pada pertandingan terakhir Liga Primer Inggris yang sukses dimenangkan oleh The Red Devil dengan skor 2-0 akhir pekan lalu, Gomes masuk menggantikan Wayne Rooney di menit-menit akhir babak kedua.

Gomes ternyata merupakan sepupu dari Luis Nani. Dan usianya baru menginjak 16 tahun dan 263 hari saat menandai debut pertamanya di tim senior United. Selain itu, dirinya juga tercatat sebagai pemain kelahiran tahun 2000an yang bermain di kancah EPL.

Mengenai debutnya, Gomes langsung mengunggah sebuah foto di akun Instagramnya dan menyatakan: “Jujur, saya tidak dapat menggambarkan bagaimana perasaan saya ketika masuk menggantikan seorang legenda klub (Wayne Rooney) dan mencatatkan sebagai pemain termuda yang berkancah di Primer League,”

“Saya hanya dapat mengatakan terima kasih kepada tuhan atas semua ini. Terima kasih pula untuk semua yang selalu mendukung saya,” ungkap Gomes.

Tidak hanya Gomes yang melakoni debut profesional ketika melawan Palace, tercatat dua pemain muda United juga melakukan hal yang sama, yakni Josh Harrop dan Demetri Mitchell. Selagi, Joel Pereira yang juga melakoni debutnya di ajang Liga Primer Inggris, sebelumnya Ia pernah dimainkan di kompetisi Piala FA.

Angel Gomes Merasa Bangga Jadi Pemain Termuda Manchester United Setelah Edwards

Pemain termuda Manchester United yang pernah diturunkan di kancah Liga Primer Inggris, Angel Gomes merasa bangga akan catatan itu, setelah legenda klub Duncan Edwards.

Angel Gomes
Angel Gomes merasa bangga jadi pemain termuda Manchester United setelah Duncan Edwards

Pesepakbola berpaspor Inggris yang memiliki keturunan Angola-Portugal itu telah resmi memainkan pertandingan debutnya saat usianya 16 tahun 8 bulan dan 21 hari. Gomes masuk di menit ke 88 untuk menggantikan Wayne Rooney pada laga melawan Crystal Palace.

Gomes menjadi pemain termuda yang tampil membela Manchester United, setelah Edwards pada tahun 1953 yang melakukan debut profesionalnya. Kala itu, Edwards berusia 16 tahun 6 bulan dan 3 hari.

Namun sayang, perjalanan karir Edwards yang merupakan salah satu pemain bertalenta terbaik yang dimiliki oleh United pada waktu itu tidak bertahan lama. Lantaran dirinya turut menjadi korban dalam tragedi pesawat yang terjadi pada tanggal 6 Februari 1958 di Munich.

“Duncan merupakan pemain hebat dan seorang legenda Manchester United. Dia telah bermain sepakbola sejak usia muda dan sebuah kehormatan menjadi pemain termuda setelah dirinya,”

“Tentu, momen ini (debut) adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya telah berada di klub ini sejak saya masih berusia enam tahun. Dan terus berusaha keras untuk mewujudkan impian semua pemain,”

“Tentu, saya ingin berterima kasih kepada sang pelatih yang memberikan saya kesempatan untuk berada di bangku cadangan dan setelah itu saya diturunkan ke lapangan. Dan para staff klub ini, serta semua pihak yang selalu mendukung saya,” ujar Gomes.

Josh Harrop Senang Cetak Gol Di Laga Debutnya

Gelandang muda milik Manchester United Josh Harrop merasa senang setelah melakoni laga debutnya untuk klub dengan mampu menciptakan gol.

Josh Harrop
Josh Harrop senang jalani laga debutnya dengan ditandai gol

Pada pertandingan terakhir United di kancah Liga Primer Inggris musim 2016/17 melawan Crystal Palace di Old Trafford pada akhir pekan lalu. Harrop menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan 2-0.

Pemain berusia 21 tahun itu lantas tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Melalui unggahannya di akun Instagram, Harrop menuliskan; “Sebuah mimpi yang telah menjadi kenyataan,”.

Pablo Zabaleta Resmi Tinggalkan Manchester City

Masa depan pemain bek kanan Manchester City Pablo Zabaleta akhirnya terjawab sudah. Pemain Internasional Argentina itu dipastikan akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim ini.

Pablo Zabaleta
Pablo Zabaleta resmi tinggalkan Manchester City akhir musim ini

Zabaleta yang resmi memperkuat The Citizens sejak tahun 2008 itu, merupakan salah satu pemain favorit di tim yang berbasis di kota Manchester ini. Ia juga adalah pengabdi terlama kedua setelah sang kapten Vincent Kompany.

Kabar mengenai kepergian sang pemain itu diumumkan secara langsung oleh pihak manajemen klub. Dalam keterangannya, City menyatakan: “Pablo telah berbicara dengan kami, bahwa dirinya akan pergi ke suatu tempat yang baru. Namun, dirinya telah meninggalkan banyak kenangan indah disini,”

“Para supporter memiliki kesempatan untuk mengungkapkan rasa apresiasinya kepada salah satu pemain paling setia dan dicintain ini dalam laga melawan West Bromwich Albion pada hari Selasa malam (waktu setempat) yang akan menjadi laga kandang terakhir Zabaleta bersama kami,”

Pada musim ini, Zabaleta telah dimainkan oleh sang pelatih Pep Guardiola sebanyak 31 laga. Dirinya pun mampu mengemas dua gol dan dua assist.

Pablo Zabaleta Bahagia Bermain Untuk Manchester City

Manchester City sukses mengunci kemenangan di laga kandang pamungkas mereka pada musim ini, setelah mengandaskan perlawanan West Bromwich Albion lewat skor 3-1 di Etihad Stadium, dalam lanjutan matchday 37 Liga Primer Inggris pada hari Rabu dinihari tadi.

Pablo Zabaleta
Pablo Zabaleta merasa bangga bermain untuk Manchester City

Kemenangan di laga itu tidak hanya mendekatkan The Citzens untuk berkancah ke kompetisi Liga Champions pada musim depan. Tetapi juga menjadi spesial bagi bek kanan senioarnya, yakni Pablo Zabaleta.

Pemain yang kini sudah berusia 32 tahun itu baru saja memainkan pertandingan kandang terakhirnya, setelah sembilan tahun dirinya bermain untuk City. Seusai laga, Zabaleta mengungkapkan perasaan emosionalnya.

“Ketika saya pertama kali bergabung ke City, jujur bahwa saya tidak menyangka sebelumnya bahwa saya akan bertahan selama ini,”

Bermain untuk klub ini membuat diri saya merasa bangga sejak hari pertama saya tiba. Sungguh, sembilan musim yang sangat indah dalam perjalanan karir saya sebagai pemain sepakbola,”

“Dalam sebuah kehidupan, terdapat waktu dimana Anda akan membuat suatu keputusan terbaik demi untuk pribadi Anda, keluarga Anda, dan terkhusus untuk klub. Saya menilai, bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk saya meninggalkan sebuah klub yang sangat saya cintai,”

“Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih saya kepada para supporter, semua pihak manajemen klub yang telah mendukung saya hingga saya menjadi seorang pribadi yang lebih baik. Sungguh, mengenakan jersey ini merupakan sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa,” tutur pemain Internasional Argentina.

Pep Guardiola: Perpisahan Istimewa Bagi Pablo Zabaleta

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan bahwa kemenangan atas West Bromwich Albion di laga kandang terakhir menjadi perpisahan yang istimewa bagi Pablo Zabaleta.

Pep Guardiola
Pep Guardiola: Perpisahaan sempurna untuk Pablo Zabaleta

“Para pendukung tetap bertahan di dalam stadion untuk memberikan ungkapan selamat tinggal kepada salah satu pemain legenda. Menyaksikan banyak orang yang meneteskan air mata untuk dirinya dan melihat kontribusi selama sembilan tahun untuk klub ini. Maka itu adalah hari yang sempurna untuk Zabaleta. Dia sangat pantas untuk mendapatkan hal itu,”

“Sembilan musim berada disini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Untuk menggantikan posisinya tentu bukan hal yang mudah. Dia memiliki dampak yang sangat menakjubkan dan Dia juga telah membantu klub hingga berada di posisi seperti sekarang ini,” ujar mantan pelatih Barcelona.