Prediksi: Manchester United vs Crystal Palace, Skuat Muda Beraksi

Manchester United akan melakoni laga pamungkas Liga Primer Inggris musim 2016/17 ketika menjamu Crystal Palace di Old Trafford pada hari Minggu, 21 Mei 2017 dan dimulai pukul 21:00 WIB.

Manchester United vs Crystal Palace
Manchester United akan melakoni laga pamungkas EPL musim ini kala menjamu Crystal Palace di Old Trafford

Laga ini sejatinya tidak berarti apa-apa untuk kedua tim. Pasalnya, The Reds Devil telah dipastikan akan finish di urutan keenam dalam tabel klasemen akhir EPL.Begitu pula dengan The Eagles yang aman dari jurang degradasi.

Setelah Middlesbrough dan Hull City dipastikan akan berkancah di divisi Championship pada musim depan. Menyusul Sunderland yang sudah sejak akhir bulan lalu dipastikan terdegradasi.

Dalam pertandingan ini, United akan menurukan para skuat muda. Mengingat bahwa tengah pekan ini, mereka akan melakoni laga final Liga Europa melawan Ajax Amsterdam.

Eric Bailly dan Marouane Fellaini kemungkinan besar akan absen pada laga pamungkas ini, lantaran keduanya masih membekap cedera, setelah duel melawan Southampton pada tengah pekan lalu.

Sementara itu, Zlatan Ibrahimovic, James Wilson dan Marcos Rojo, ketiganya masih menderita cedera ACL. Begitu pula dengan Timothy Fosu-Mensah cedera dislokasi bahu, Luke Shaw pada bagian ligamen, dan terakhir Ashley Young cedera hamstring. Semua pemain tersebut dipastikan absen hingga akhir musim ini.

Sedangkan dari kubu tim tamu, Palace dipastikan tidak akan diperkuat oleh Yohan Cabaye yang masih mengalami rasa kesakitan pada bagian kaki, James Tomkins cedera engkel, Andros Townsend cedera Achilles, Connor Wickham cedera bagian ACL.

Scott Dann dan Mamadou Sakho sama-sama mengalami cedera bagian lutut dan paling parah adalah Pape Source yang alami cedera patah kaki.

Jose Mourinho: Kami Akan Turunkan Skuat Muda

Manchester United dipastikan akan diperkuat oleh para pemain muda ketika menghadapi perlawanan Crystal Palace di laga pamungkas Liga Primer Inggris musim ini di Old Trafford pada akhir pekan ini. Kepastian itu disampaikan langsung oleh sang manajer Jose Mourinho.

Jose Mourinho
Jose Mourinho memastikan akan menurunkan pemain muda kala menghadapi Crystal Palace akhir pekan ini

Nama-nama seperti Matty Willock, Josh Harrop, Demitri Mitchell, Zak Dearnley dan Joel Pereira kemungkinan besar akan diturunkan. Dan mereka semua berkesempatan untuk melakukan debut di EPL.

“Akhir pekan ini akan menjadi hari yang sangat luar biasa bagi anak-anak itu. Lantaran dari beberapa nama tersebut akan bermain,”

“Saya berharap pada pendukung yang datang langsung ke Old Trafford dapat menikmati permainan. Walaupun kami tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Namun itu tetaplah Manchester United yang hebat,”

“Saya juga berharap bahwa saya dapat memainkan Joel ketika melawan Crystal Palace nanti. Dia merupakan seorang penjaga gawang yang sangat hebat. Jadi saya rasa bahwa kami akan aman ditangannya,”

“Tentu, kami ingin menutup akhir musim ini dengan kemenangan. Dan akan menjadi bekal berharga dalam melakoni laga final tengah pekan mendatang,” ujar pelatih berjuluk The Special One.

Sam Allardyce: Kami Memaklumi Sikap Mourinho

Sementara di sisi lain, pelatih Crystal Palace Sam Allardyce mengakui bahwa dirinya memaklumi sikap Jose Mourinho yang memutuskan untuk menurunkan skuat muda ketika melawan timnya.

Sam Allardyce
Sam Allardyce berupaya untuk meraih kemenangan di Old Trafford

Pasalnya, Sam mengatakan bahwa jika dirinya berada di situasi pelatih berkebangsaan Portugal itu, maka dirinya juga akan melakukan hal yang serupa.

“Tidak perlu lagi diragukan. Bahwa para pemain yang akan tampil di partai final di Stockholm pada tengah pekan mendatang tidak akan dimainkan ketika melawan kami,”

“Meski begitu, kami memaklumi sikap Mourinho. Namun kami akan menampilkan permainan terbaik kami. Dan para pemain kami tidak sabar akan bermain di salah satu stadion bersejarah di dunia,” ujar pelatih yang pernah menangani timnas The Three Lions.

Angel Gomes Catat Rekor Di Manchester United

Angel Gomes resmi jadi pemain termuda Manchester United di kompetisi Liga Primer Inggris. Ketika dirinya diturunkan saat pertandingan pamungkas EPL musim ini, kontra Crystal Palace pada akhir pekan lalu.

Angel Gomes
Angel Gomes resmi menjadi pemain termuda Manchester United di kancah Liga Primer Inggris

Pada pertandingan terakhir Liga Primer Inggris yang sukses dimenangkan oleh The Red Devil dengan skor 2-0 akhir pekan lalu, Gomes masuk menggantikan Wayne Rooney di menit-menit akhir babak kedua.

Gomes ternyata merupakan sepupu dari Luis Nani. Dan usianya baru menginjak 16 tahun dan 263 hari saat menandai debut pertamanya di tim senior United. Selain itu, dirinya juga tercatat sebagai pemain kelahiran tahun 2000an yang bermain di kancah EPL.

Mengenai debutnya, Gomes langsung mengunggah sebuah foto di akun Instagramnya dan menyatakan: “Jujur, saya tidak dapat menggambarkan bagaimana perasaan saya ketika masuk menggantikan seorang legenda klub (Wayne Rooney) dan mencatatkan sebagai pemain termuda yang berkancah di Primer League,”

“Saya hanya dapat mengatakan terima kasih kepada tuhan atas semua ini. Terima kasih pula untuk semua yang selalu mendukung saya,” ungkap Gomes.

Tidak hanya Gomes yang melakoni debut profesional ketika melawan Palace, tercatat dua pemain muda United juga melakukan hal yang sama, yakni Josh Harrop dan Demetri Mitchell. Selagi, Joel Pereira yang juga melakoni debutnya di ajang Liga Primer Inggris, sebelumnya Ia pernah dimainkan di kompetisi Piala FA.

Angel Gomes Merasa Bangga Jadi Pemain Termuda Manchester United Setelah Edwards

Pemain termuda Manchester United yang pernah diturunkan di kancah Liga Primer Inggris, Angel Gomes merasa bangga akan catatan itu, setelah legenda klub Duncan Edwards.

Angel Gomes
Angel Gomes merasa bangga jadi pemain termuda Manchester United setelah Duncan Edwards

Pesepakbola berpaspor Inggris yang memiliki keturunan Angola-Portugal itu telah resmi memainkan pertandingan debutnya saat usianya 16 tahun 8 bulan dan 21 hari. Gomes masuk di menit ke 88 untuk menggantikan Wayne Rooney pada laga melawan Crystal Palace.

Gomes menjadi pemain termuda yang tampil membela Manchester United, setelah Edwards pada tahun 1953 yang melakukan debut profesionalnya. Kala itu, Edwards berusia 16 tahun 6 bulan dan 3 hari.

Namun sayang, perjalanan karir Edwards yang merupakan salah satu pemain bertalenta terbaik yang dimiliki oleh United pada waktu itu tidak bertahan lama. Lantaran dirinya turut menjadi korban dalam tragedi pesawat yang terjadi pada tanggal 6 Februari 1958 di Munich.

“Duncan merupakan pemain hebat dan seorang legenda Manchester United. Dia telah bermain sepakbola sejak usia muda dan sebuah kehormatan menjadi pemain termuda setelah dirinya,”

“Tentu, momen ini (debut) adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya telah berada di klub ini sejak saya masih berusia enam tahun. Dan terus berusaha keras untuk mewujudkan impian semua pemain,”

“Tentu, saya ingin berterima kasih kepada sang pelatih yang memberikan saya kesempatan untuk berada di bangku cadangan dan setelah itu saya diturunkan ke lapangan. Dan para staff klub ini, serta semua pihak yang selalu mendukung saya,” ujar Gomes.

Josh Harrop Senang Cetak Gol Di Laga Debutnya

Gelandang muda milik Manchester United Josh Harrop merasa senang setelah melakoni laga debutnya untuk klub dengan mampu menciptakan gol.

Josh Harrop
Josh Harrop senang jalani laga debutnya dengan ditandai gol

Pada pertandingan terakhir United di kancah Liga Primer Inggris musim 2016/17 melawan Crystal Palace di Old Trafford pada akhir pekan lalu. Harrop menjadi salah satu pencetak gol dalam kemenangan 2-0.

Pemain berusia 21 tahun itu lantas tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Melalui unggahannya di akun Instagram, Harrop menuliskan; “Sebuah mimpi yang telah menjadi kenyataan,”.

Prediksi: Arsenal vs Everton, Akhiri Dengan Kemenangan

Arsenal akan mengusung misi kemenangan ketika menjamu tamunya di Everton Emirates Stadium pada laga pamungkas Liga Primer Inggris musim 2016/17, Minggu (21/05) nanti.

Arsenal vs Everton
Arsenal akan menjamu Everton di Emirates Stadium pada laga pemungkas Liga Primer Inggris musim ini

Pasalnya, tim berjuluk The Gunners itu harus meraih kemenangan, demi mendapatkan tiket Liga Champions pada musim depan. Namun, dengan catatan, Manchester City ataupun Liverpool pada hari yang sama tidak meraih poin maksimal.

Hingga menjelang laga terakhir di musim ini, Meriam London masih tertahan di urutan kelima dengan hanya terpaut satu poin dari The Reds yang menempati peringkat keempat, yang merupakan batas akhir zona UCL. Sedangkan, selisih dengan The Citizens yang duduk di urutan ketiga hanya terpaut tiga poin.

Adapun, Liverpool akan menjamu Middlesbrough di Anfield Stadium. Sementara, Manchester City akan bertandang ke Vicarage Road Stadium, markas Watford.

Terlepas dari superkrusialnya pertandingan yang akan berlangsung akhir pekan nanti bagi kubu tuan rumah. Di sisi lain, laga itu juga akan menyajikan persaingan di level personal antara Alexis Sanchez dan Romelu Lukaku.

Dua penyerang haus gol itu masing-masing telah mencetak gol sebanyak 23 dan 24 gol di daftar topskor. Keduanya diyakini akan saling berusaha untuk mengemas gol pada laga itu, demi dapat mengelampaui catatan gol bomber Tottenham Hotspur Hary Kane yang telah mencapai 26 gol.

The Gunners mungkin dapat dikatakan lebih percaya diri dalam menghentikan pergerakan Lukaku. Mengingat pada empat laga terakhir, sang penyerang Internasional Belgia itu tidak mampu mencetak gol.

Terlebih, Arsenal didukung dengan catatan tidak pernah terkalahkan ditangan The Toffes dalam 22 pertemuan di semua kompetisi, baik laga kandang maupun tandang.

Aaron Ramsey yang pada laga sebelumnya ketika melawan Sunderland terlihat terpincang-pincang, dipastikan dalam kondisi fit. Namun, Laurent Koscielny kemungkinan akan melewati laga itu, lantaran masih mengalami masalah pada bagian betisnya. Begitu juga dengan Alex Oxlade-Chamberlain yang dirundung cedera bagian hamstring.

Sementara dari kubu tamu, tidak ada satu pemain Everton yang mengalami cedera, semua dipastikan dalam keadaan prima. Yang jadi perhatian The Toffes pada laga ini adalah mengenai masa depan kedua pemain pentingnya, yakni Lukaku dan Ross Barkley. Apakah kedua pemain itu akan memainkan laga terakhirnya, lantaran rumor kepindahan keduanya santer diberitakan.

Arsene Wenger: Kemenangan Adalah Prioritas Kami

Manajer Arsenal Arsene Wenger menyadari bahwa tujuh kemenangan pada delapan laga terakhir tidak cukup untuk membuat timnya finish di empat besar pada musim ini.

Arsene Wenger
Arsene Wenger mengungkapkan bahwa kemenangan adalah prioritas utama timnya

Namun walaupun begitu, pelatih berkebangsaan Prancis itu menegaskan bahwa timnya tidak sedang dalam pacuan perjudian. Baginya adalah sikap profesional untuk bekerja keras demi meraih kemenangan pada laga itu menjadi prioritas utamanya.

“Saya bukanlah seseorang yang bermain judi. Hal ini bukan mengenai peluang. Kami bersikap profesional untuk meraih kemenangan pada pertandingan ini,”

“Kami hanya sungguh-sungguh untuk menampilkan permainan terbaik kami di laga terakhir. Itu merupakan hal biasa yang dilakukan di Inggris. Kami hanya fokus pada penampilan kami,” ujar The Professor.

Ronald Koeman: Musim Ini Menjadi Pembelajaran Bagi Kami

Sementara disisi lain, pelatih Everton Ronald Koeman mengungkapkan bahwa perjalanan timnya pada musim ini akan menjadi pembelajaran dalam menghadapi musim depan, setelah mereka dipastikan akan finish di urutan keenam. Bahkan, sang manajer menyatakan ambisinya untuk berkancah di Liga Champions pada musim mendatang.

Ronald Koeman
Ronald Koeman ungkap bahwa musim ini menjadi pembelajaran untuk menghadapi persaingan pada musim depan

“Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk meraih peringkat tertinggi pada tabel klasemen. Anda juga mengetahui bahwa apabila Anda berada di urutan keenam atau ketujuh, Anda harus mengejar zona Eropa,”

“Musim depan, target kami adalah Liga Champions. Jadi, kami akan belanja pemain pada bursa transfer nanti, untuk memastikan pada musim depan kami benar-benar tim tangguh,” ujar Koeman.