Manchester City Resmi Perkenalkan Jersey Musim 2017/18

Tim kesebelasan Manchester City secara resmi telah memperkenalkan jersey kandang terbaru mereka yang tentu akan dikenakan dalam mengarungi perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim 2017/18 mendatang.

Manchester City
Manchester City resmi meluncurkan jersey kandang terbaru mereka musim 2017/18

Terlihat tidak banyak perubahan yang berarti dari kostum utama The Citizens ini. Warna biru langit yang merupakan warna identitas City tetap mendominasi jersey terbaru ini. Kostum rancangan pabrik asal Amerika, Nike ini tetap menampilkan logo Etihad Airways di bagian dada, selaku sponsor utama klub.

Desain klasik jersey kandang terbaru ini ternyata terinspirasi dari kesuksesan Manchester City yang berhasil menjadi juara di kompetisi antarklub tertinggi di Inggris pada 50 tahun yang lalu. Atau lebih tepatnya pada musim 1967/68. Dimana kala itu, City ditangani oleh Joe Mercer.

Tiga pemain muda yakni Leroy Sane, Raheem Sterling dan Kevin De Bruyne menjadi modal dalam peluncuran kostum kandang musim depan ini. Dengan tim arahan Pep Guardiola juga mengusung slogan baru yaitu “Create the Future”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “Menciptakan Masa Depan”.

Manchester City Berambisi Datangkan Seluruh Pesepakbola Terbaik Di Dunia

Manchester City diyakini akan sibuk pada jendela transfer musim panas ini. Diklaim, City akan terus mengeluarkan dana besar, demi meningkatkan kualitas permainan tim dalam mengarungi musim baru mendatang. Hal itu diungkapkan langsung oleh pemilik klub, Khaldoon Al Mubarak.

Khaldoon Al Mubarak
Khaldoon Al Mubarak berkeinginan untuk mendatangkan para pemain terbaik di dunia ke Manchester City

Baru-baru ini, The Citizens telah resmi mendatangkan salah satu pemain yang bersinar bersama AS Monaco pada musim ini, Bernardo Silva. Gelandang serang asal Portugal itu di transfer dari Les Rouge et Blanc dengan nilai transfer sebesar £43 juta.

Dan diyakini, bahwa City akan segera memecahkan rekor transfer dunia. Ketika tim besutan Pep Guardiola akan mendatangkan kiper asal Benfica bernama Ederson.

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu memang gagal untuk mendatangkan trofi ke Etihad Stadium dalam masa debutnya sebagai pelatih di Manchester City. Kendati Khaldoon mengungkapkan bahwa hal itu merupakan sebuah kekecewaan. Namun sang bos besar tetap yakin kepada sosok manajer berusia 46 tahun.

“Pep telah memainkan cara bermain yang indah bagi klub ini. Sebuah sistem yang begitu istimewa dan menarik,”

“Namun tentu saja bahwa cara itu harus membutuhkan upaya keras dan pemain-pemain yang dapat menjalankan peran dengan sangat baik pada sistem tersebut,”

“Apabila saya mengulas perjalanan tim pada musim ini. Terlihat masih terdapat kepingan yang harus dilengkapi. Berharap, dukungan saya pada jendela transfer musim panas ini dapat melengkapi kepingan yang kurang itu,”

“Kami akan berusaha keras untuk dapat mendatangkan pemain-pemain terbaik di dunia. Hal itu sebagai bagian dari sistem yang telah kami terapkan sejauh ini,” ujar Khaldoon.

John Stones Kenakan Nomor Punggung Milik Pablo Zabaleta

Bek sentral Manchester City John Stones pada musim depan akan menggunakan nomor punggung baru.

John Stones
John Stones resmi kenakan nomor punggung warisan Pablo Zabaleta, yakni 5

Pemain berkebangsaan Inggris itu didatangkan pada bursa transfer musim panas lalu dari Everton dengan mahal senilai £47.5 juta. Dan mengenakan nomor punggung 24 sejak dirinya tiba di Etihad Stadium.

Akan tetapi, setelah pemain senior Pablo Zabaleta yang secara resmi meninggalkan City pada akhir musim ini dan meninggalkan nomor punggung 5. Stones mewarisi nomor punggung tersebut dengan harapan dapat mengulang kisah sukses bek sayap berkebangsaan Argentina itu.

Perjalanan Stones bersama The Citizens pada musim ini dapat dikatakan tidak begitu memuaskan. Sempat mengisi starting eleven di awal musim. Namun, seiring kembalinya sang kapten Vincent Kompany, posisi Stones mulai tergeser. Terbukti, pada beberapa pertandingan terakhir, pemain berusia 23 tahun itu mengisi bangku cadangan.

Pablo Zabaleta Resmi Tinggalkan Manchester City

Masa depan pemain bek kanan Manchester City Pablo Zabaleta akhirnya terjawab sudah. Pemain Internasional Argentina itu dipastikan akan meninggalkan Etihad Stadium pada akhir musim ini.

Pablo Zabaleta
Pablo Zabaleta resmi tinggalkan Manchester City akhir musim ini

Zabaleta yang resmi memperkuat The Citizens sejak tahun 2008 itu, merupakan salah satu pemain favorit di tim yang berbasis di kota Manchester ini. Ia juga adalah pengabdi terlama kedua setelah sang kapten Vincent Kompany.

Kabar mengenai kepergian sang pemain itu diumumkan secara langsung oleh pihak manajemen klub. Dalam keterangannya, City menyatakan: “Pablo telah berbicara dengan kami, bahwa dirinya akan pergi ke suatu tempat yang baru. Namun, dirinya telah meninggalkan banyak kenangan indah disini,”

“Para supporter memiliki kesempatan untuk mengungkapkan rasa apresiasinya kepada salah satu pemain paling setia dan dicintain ini dalam laga melawan West Bromwich Albion pada hari Selasa malam (waktu setempat) yang akan menjadi laga kandang terakhir Zabaleta bersama kami,”

Pada musim ini, Zabaleta telah dimainkan oleh sang pelatih Pep Guardiola sebanyak 31 laga. Dirinya pun mampu mengemas dua gol dan dua assist.

Pablo Zabaleta Bahagia Bermain Untuk Manchester City

Manchester City sukses mengunci kemenangan di laga kandang pamungkas mereka pada musim ini, setelah mengandaskan perlawanan West Bromwich Albion lewat skor 3-1 di Etihad Stadium, dalam lanjutan matchday 37 Liga Primer Inggris pada hari Rabu dinihari tadi.

Pablo Zabaleta
Pablo Zabaleta merasa bangga bermain untuk Manchester City

Kemenangan di laga itu tidak hanya mendekatkan The Citzens untuk berkancah ke kompetisi Liga Champions pada musim depan. Tetapi juga menjadi spesial bagi bek kanan senioarnya, yakni Pablo Zabaleta.

Pemain yang kini sudah berusia 32 tahun itu baru saja memainkan pertandingan kandang terakhirnya, setelah sembilan tahun dirinya bermain untuk City. Seusai laga, Zabaleta mengungkapkan perasaan emosionalnya.

“Ketika saya pertama kali bergabung ke City, jujur bahwa saya tidak menyangka sebelumnya bahwa saya akan bertahan selama ini,”

Bermain untuk klub ini membuat diri saya merasa bangga sejak hari pertama saya tiba. Sungguh, sembilan musim yang sangat indah dalam perjalanan karir saya sebagai pemain sepakbola,”

“Dalam sebuah kehidupan, terdapat waktu dimana Anda akan membuat suatu keputusan terbaik demi untuk pribadi Anda, keluarga Anda, dan terkhusus untuk klub. Saya menilai, bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk saya meninggalkan sebuah klub yang sangat saya cintai,”

“Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih saya kepada para supporter, semua pihak manajemen klub yang telah mendukung saya hingga saya menjadi seorang pribadi yang lebih baik. Sungguh, mengenakan jersey ini merupakan sebuah kebanggaan yang sangat luar biasa,” tutur pemain Internasional Argentina.

Pep Guardiola: Perpisahan Istimewa Bagi Pablo Zabaleta

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengungkapkan bahwa kemenangan atas West Bromwich Albion di laga kandang terakhir menjadi perpisahan yang istimewa bagi Pablo Zabaleta.

Pep Guardiola
Pep Guardiola: Perpisahaan sempurna untuk Pablo Zabaleta

“Para pendukung tetap bertahan di dalam stadion untuk memberikan ungkapan selamat tinggal kepada salah satu pemain legenda. Menyaksikan banyak orang yang meneteskan air mata untuk dirinya dan melihat kontribusi selama sembilan tahun untuk klub ini. Maka itu adalah hari yang sempurna untuk Zabaleta. Dia sangat pantas untuk mendapatkan hal itu,”

“Sembilan musim berada disini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa. Untuk menggantikan posisinya tentu bukan hal yang mudah. Dia memiliki dampak yang sangat menakjubkan dan Dia juga telah membantu klub hingga berada di posisi seperti sekarang ini,” ujar mantan pelatih Barcelona.